Selasa, 13 September 2011

Untuk Melati


lihatlah,

sudah setahun kita tidak saling menemukan, padahal rasanya seakan baru kemarin kau mengajarkan aku bagaimana caranya membuat email, kita memang sebatas sahabat, namun pernahkah kita berpikir hubungan itu akan kembali menjadi lebih dari sekedar sahabat? Rasa-rasanya tidak, aku merasa sudah begitu lama pergi dari kehidupanmu...

ingatkah,

setahun yang lalu kita masih bisa bertemu, duduk dan bercanda bersama, melihat pesona nuansa kebiruan di atas langit yang mendamaikan, mereka telah dengan begitu indah menyentuh kita sedalam-dalamnya, rasanya kita masih bisa bersama-sama merasakan sesuatu, dan rasanya sesuatu itu tak jauh berbeda dengan sesuatu yang sering kita rasakan dahulu, tapi mungkin lebih baik kita biarkan saja...

belum begitu lama, kita bersua kembali kali kedua, di tempat yang berbeda, dan saat itu, kita seperti mengenang dan mengulang kembali apa-apa yang pernah kita lalui di tempat itu, kita melihat betapa indahnya dua jiwa yang dinaungi rasa persahabatan, dan mungkin kita pun sama-sama merasakannya...

tapi setelah itu, kita seakan lenyap...

kadang-kadang, kenangan-kenangan semacam itu bisa membuatku begitu kuat menyimpan perasaan ini, perasaan yang pernah ada dulu, saat telah begitu jauh kita melangkah bersama, disadari atau pun tidak, rindu ini sepertinya tak pernah benar-benar sirna, dari semesta jiwa, kupikir, betapa menakjubkan...

kini,

setahun sudah kita tak lagi bertatap muka, ada kecemasan yang tak terbaca, ada juga bahagia yang dirasa, namun semuanya telah memberi banyak pelajaran untuk kita percayai, bahwa segala sesuatu dalam hidup kita terjadi karena suatu alasan, yang pada saatnya telah ditentukan, dan apa yang telah kita percayai itu akan menunjukkan pada kita bahwa apa yang terjadi diantara kita selalu menjadi yang terbaik...

melati,

pejamkanlah sejenak kedua matamu, ingatlah semua hal yang pernah kita lewati bersama, aku doakan, semoga kau di sana baik-baik saja, dan untuk 11 September yang kemarin, selamat ulang tahun, semoga kau panjang umur dan sehat selalu, tambah kedewasaan, dan semakin bisa merasakan betapa penting arti dan makna dari orang-orang terdekatmu, aku ucapkan ini sekarang, bukannya aku sengaja melupakan, melainkan di hari spesialmu itu, hatimu tak lagi selalu ada untukku...

salam hangat

13 September 2011

0 comments:

Poskan Komentar

 
 
Copyright © 2012 Cha'unk El Fakir
On Google+, Facebook and Twitter