Minggu, 20 Februari 2011

Saat Kau Pergi


bagaimana bisa kau katakan aku telah melupakanmu?
bagaimana kau tahu apa yang kini ada di pikiranku?
ingatkah saatku begitu banyak memberikan cinta
tiba-tiba kau kecewakan aku
dulu aku tahu kau ingin sendiri
mungkin karena jenuh atau patah hati
tapi mengapa kini kau ingin kembali
saat aku begitu menikmati kesendirian ini
kau tahu aku sudah enggan terjebak lagi
atau kau merasa kisah kita belum pernah berakhir hingga kini?

aku bingung harus bagaimana

sesungguhnya jika dulu kau percaya aku
bahwa akan selalu ada kebenaran di setiap janji-janjiku
kita mungkin masih bisa bersama, bahkan untuk saat ini pun
aku takkan pernah mencoba melukaimu
dan kupikir kau tahu alasanku mengapa
kata-kataku akan selalu mengatakan kesungguhan
dan kesungguhan itu ada dalam jiwaku

sayang,
kau tahu kisah kita hanya indah pada awalnya
sedang luka mengiris-iris jiwa di ujungnya
air mata telah mengubur semua cerita
tapi aku tak pernah menyalahkanmu
apa yang dulu kau lakukan aku terima

mungkin saat dulu di mana kau berlalu
aku hanya melangkah pergi
dan apa-apa darimu yang telah membuatku bahagia
biar aku menyimpannya
di sini, dalam hati dan jiwa ini
dan kisah indah kita di sana
hanya akan menjadi kenangan belaka
barangkali kemunafikan takkan pernah kau ingkari
dan kau tak perlu memintaku untuk kembali mengisi hati
karena kita masih akan jadi sepasang kekasih hingga kini

sayang,
dulu aku tak pernah ucapkan selamat tinggal
dan saat kau pergi, lukaku menganga
hanya mungkin Tuhan saja yang tahu besar cintaku padamu
dan itu terlukis di mata jiwaku
sayang dulu kau tak percaya aku
sampai kau pergi dan aku pun berlalu
dan kini tiada mungkin lagi menyatu

20 Februari 2011

0 comments:

Poskan Komentar

 
 
Copyright © 2012 Cha'unk El Fakir
On Google+, Facebook and Twitter