Jumat, 07 Januari 2011

Sampai Kapan


sampai kapan waktu kau sibakkan untukku
biar tak ada sekat yang menghalang pandanganku
biar tak ada rindu yang terus memanggil dari kedalaman palung kalbu
biar bisa kurebah dan kusandar pada keluasan cakrawalamu
membelah luka penantian pada desah senja
pada redup merah sinar mentari
pada tiupan-tiupan angin menuju malam
dan pada saat nanti
saat malam meninabobokan rintihan-rintihan kerisauan
dan pada ribuan kata yang telah kusulam di lubuk jiwa
segalanya
apa adanya
dan seutuhnya

hati ini
retak menepi
berharap kutemu jawaban pasti

07 Januari 2011

0 comments:

Poskan Komentar

 
 
Copyright © 2012 Cha'unk El Fakir
On Google+, Facebook and Twitter