
sayup-sayup gemuruh kerinduan menghias kesejukan pagi
kunikmati sekumpulan harapan demimu yang menanti
rangkaian impian yang kugambar pada gugusan awan-awan putih
tak terasa tiba-tiba jatuh di pangkuan melati
merebahkan rindu hari demi hari
memupus sunyi dalam diri
ini untukmu sebaris puisi kecil
terlahir dari kejernihan hati
dari kehangatan segelas kopi
03 Januari 2012
2 comments:
puisi anda best :D
tengkyuuuuuu....
Posting Komentar