meninggalkan kotamu yang hampir beku
kita, dingin dalam tatap kaku
namun segalanya kunikmati indah sebegitu
sore yang basah
akhirnya mencipta jua sebuah kisah
walau jalan kita tanpa arah
bersamamu, semua tetap kurasakan indah
terima kasih untuk senyum yang paling rekah
juga untuk waktu-waktu yang paling berharga
sampai detik di mana aku harus rela melepas kepergianmu
sayang, aku pulang
27 Maret 2011
0 comments:
Posting Komentar