saat itu jua engkau terlepas menjauh
menganga, tak seperti biasanya
mengurung hari-hariku dengan kehangatan
namun, kuharap cinta tetap kau tebar
untuk selalu hiasi hati dan jiwaku
setelah jarak menyembunyikanmu jauh di sana
ada sebuah rasa bergemuruh
terayun-ayun
menyiratkan kerinduan
dan kugambarkan dalam sepotong sajak ini
semoga
sajak ini akan terus berarti
menjerat rindu di kening dadamu
menghapus gelisahmu
terus mengingatku di sepanjang waktu-waktumu
dan ketika sampai di kelak hari
meniti jembatan samudera sejauh ini
kan kujatuhkan tubuhku erat di pelukmu
kutaburi dengan berjuta ciuman semanis madu
menunaikan janji
menjemput impian
hidup berdua dalam satu atap
bahagia
07 Oktober 2009
0 comments:
Posting Komentar